FF ONESHOOT Kim Taehyung Hanya Aku yang Bernyawa

Title        : Hanya Aku yang Bernyawa

Author    : Park Ri Ri

Maincast :- Kim Taehyung
                 - Jeon JungKook
                 - Park Jimin 
                 - Jung Ho Seok 
                 - Kim Nam Joon

Genre      : Horror Comedy

Length    : Oneshot  


FF ini adalah FF oneshot pertamaku. Mianhae, kalau ceritanya kurang nyambung & gaje. Naneun butuh kritik dan saran kalian supaya FF selanjutnya bisa lebih bagus lagi dari ini. Gomawo...
***


“Hyung, kau sedang apa di sana?” Tanya JungKook kepada Taehyung yang sedang mencari sesuatu di dalam kulkas.

“Aku ingin mengusir hantu di rumah ini, Kookie-ah,”

“Di kulkas tidak ada batu akik, hyung”

“Aku tahu”

“Lalu apa yang kau cari untuk mengusir setan hyung?”

“Ceker ayam”

“Mwo? Ceker ayam?”

“Apa kau sudah tidak waras hyung?”

“Apa maksudmu? Kata Ho Seok, setan takut dengan ceker ayam,”

“Setahuku ceker ayam malah untuk mengundang setan, hyung”

“Ah benarkah? Kalau begitu aku sudah ditipu dengan si gigi kuda itu.” Kata Taehyung sambil menutup kulkas.

“Tapi, hyung. Beda lagi kalau ceker ayam diganti dengan kakimu. Mungkin setan akan pergi karena mencium kakimu yang seperti bau neraka, hyung” canda JungKook sambil meninggalkan Taehyung.

“Kookie-ah, awas kalau ketemu. Aku akan menghajarmu,” desis Taehyung.


***

Taehyung dan Jungkook sedang asik menonton film horror di ruang tamu sambil memakan pop-corn yang dibelinya sore tadi. Ketika sedang asik, tiba-tiba setan di dalam film tersebut muncul dan membuat pop-corn yang dipegang Taehyung berhamburan karena dilempar. Taehyung tanpa pikir panjang langsung memeluk tubuh JungKook yang berada tepat di sampingnya.

“Hyung, apa yang kau lakukan?” tanya Kookie kaget sambil melepaskan tangan Taehyung dari tubuhnya.

“Mian, Kookie-ah. Aku kaget melihat setan yang jelek itu.”

“Hyung, mana ada setan cantik. Kalau ada, aku akan memacarinya bukan takut sepertimu,”

“Aiisshhh Kookie-ah, jangan membentakku seperti itu,”

“Kookie-ah, kenapa jantungmu tidak berdetak?”

“Memangnya aku sedang jatuh cinta” jawab JungKook.

Setelah kejadian itu dan film yang mereka tonton sudah habis, Taehyung pergi ke kamar mandi untuk buang air. Dari kamar mandi, Taehyung lari ke ruang tamu untuk memberitahu JungKook kalau Ia baru saja mendengar suara tangisan di kamar mandi. JungKook hanya tertawa lepas melihat raut wajah Taehyung yang ketakutan.

“Wae? Kenapa kau hanya tertawa Kookie-ah?”

“Wajahmu yang ketakutan sama menahan buang air sama saja hyung,” kata JungKook sambil menahan tawanya.

“Aiiisss jinjja. Aku serius Kookie-ah”

“Kau ini kan laki-laki hyung, kenapa harus jadi penakut?”

“Aku tidak takut. Aku hanya kaget saja,”

“Mengelak saja kau hyung,” ucap JungKook yang meninggalkan Taehyung sendirian di ruang tamu.

“Kookie-ah aku tidur bersamamu malam ini”

Taehyung dan JungKook pun tidur dalam satu kamar. Mengingat kejadian di kamar mandi, Taehyung tidak bisa tidur dan membayangkan ada setan di dalam kamar JungKook. Baru beberapa menit Taehyung memejamkan mata, tiba-tiba terdengar suara seperti orang jatuh dari luar jendela kamar. Kedua manusia itu pun terbangun dan langsung memeriksa ke luar. Setelah dilihat, ternyata ada ayam tetangga yang jatuh dari atas genteng. Namun, Taehyung berpikir ada yang janggal dari kematian ayam tetangganya. Taehyung pun segera meneliti kematian ayam tersebut. Mereka berdua masuk ke dalam rumah lagi, dan Taehyung dengan cepat menyuruh JungKook untuk menelpon orang pinter.

“Kookie-ah, cepat telpon orang pinter!”

“Untuk apa hyung?”

“Aku ingin tahu apa di rumah kita ada setannya atau tidak,”

“Oh,” turut JungKook.

JungKook pun pergi ke kamarnya mengambil Handphne dan segera menghubungi orang yang disuruh Taehyung tadi. Setelah menelpon orang tersebut, JungKook bangkit dari ranjangnya dan menghampiri Taehyung yang sedang berpikir.

“Sudah hyung. Kita tinggal menunggu orangnya datang,”

“Baiklah Kookie-ah,”

Beberapa menit kemudian…

“Ting ,,, Tong ,,,”

Taehyung segera membukakan pintu. Setelah dilihat siapa yang datang, Taehyung langsung berteriak memanggil JangKook.


“Kookie-ah”

“Nde, hyung.”

“Untuk apa kau menelpon Nam Joon Sunbae?”

“Tadi kan hyung sendiri yang menyuruhku untuk menelpon orang pinter,”

“Maksudku bukan itu, kookie-ah”

“Tapi hyung, Nam Joon sunbae kan memang pinter di kampus kita. Iya kan sunbae?”

“Hmm. Tapi apa alasanmu memintaku untuk datang malam-malam seperti ini, JungKook?” tanya Nam Joon kebingungan.

“Maaf sunbae. Sepertinya JungKook salam paham,”

“Maksudnya?” tanya Nam Joon.

“Begini. Maksudku orang pinter untuk mengusir setan, bukan orang pinter macam sunbae,” jelas Taehyung.

“Ohhh, seperti itu” ucap Nam Joon mengerti.

“Mian, sunbae” kata JungKook.

“Kalau begitu aku tahu orang yang bisa mengusir setan,”

“Nugu?”

“Aku akan menyuruhnya datang. Tunggulah sebentar aku akan menghubunginya”

Nam Joon pun menghubungi orang yang benar-benar bisa mengusir setan. JungKook hanya bisa terdiam karena kesalahan yang telah dibuatnya.

Beberapa menit kemudian…

“Ting ,,, Tong ,,,”

Taehyung segera membukakan pintu. Setelah dibuka, Nam Joon langsung menghampiri orang tersebut dan berjabat tangan.

“Perkenalkan ini Park Jimin, anak dari dukun Mbah Djimin” ucap Nam Joon seraya memperkenlkan Jimin kepad Taehyung dan JungKook.

“JungKook imnida”

“Taehyung imnida”

“Park Jimin imnida. Ada yang bisa saya bantu?”

“Tolong periksa rumah kami, apa ada setannya atau tidak!”

“Baiklah. Aku akan memeriksanya”

Jimin lekas mengambil kalung bawang putih dan jimat dari dalam tas yang dibawanya. Meenyiramkan air comberan di setiap sudut rumah, menebarkan bau asa (kok kayak lagu Acha yaa?) di setiap detiknya. Mereka hanya bisa menutup hidung agar aroma yang keluar tidak tercium.

“Ottae?”

“Di rumah ini terdapat satu sosok makhluk gaib?”

“Apa? Bagaimana rupanya? Tanya JungKook kaget.

“Rupanya sangat jelek. Bahkan dia tidak punya uang untuk membeli fanta dan ayam goreng”

“Wae?” tanya Nam Joon.

“Sebab dia memakan darah dan ayam mentah” ucap Jimin.

Tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi.

“Apa benar ini kediaman Jeon JungKook?”

“Iya, benar”

“Saya dari pihak kepolisian ingin memberikan berkas-berkas pemakaman Jeon JungKook”

“Huh. Pemakaman? Dia masih hidup, bahkan dia berada di ruang tamu sekarang” jelas Taehyung.

Taehyung pun langsung menuju ruang tamu dan melihat keadaan JungKook sekarang. Taehyung langsung berlutut melihat JungKook yang berlumuran darah di bagian kepada dan perutnya, Nam Joon yang berlumuran darah di kepalanya, dan Jimin yang terdapat pacul yang menempel di bagian punggungnya. Kemudian Taehyung meminta penjelasan dari polisi mengapa JungKook bisa mati mengenaskan.

“Jeon JungKook dan Kim Nam Joon temannya menabrak pedagang cilok yang bernama Park Jimin di sebrang jalan sana,” jelas polisi.

“Terima kasih atas infonya, Pak”

“Iya, sama-sama. Kalau begitu saya pamit dulu.”

“Iya”

Taehyung pun baru menyadari semuanya kalau dari tadi hanya dia yang bernyawa.


--END--


 Mohon kritik dan sarannya yaa chingu......






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penggunaan OSASCOM dan Passive Voice

Cerpen "Si Tukang Bohong"

Resensi Novel Angkatan 20-an dan 30-an "Salah Asuhan"